Objek Wisata Tangkuban Perahu yang Melegenda

Siapa sih yang belum pernah dengar mengenai Gunung Tangkuban Perahu dan legenda di baliknya? Sejak dulu, gunung unik berbentuk perahu terbalik ini sudah populer menjadi tujuan wisata wajib bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung. Wajar saja, selain pemandangannya yang berada di sekitaran gunung dengan beberapa kawah memang indah, Anda juga memiliki kesempatan untuk dapat menikmati keindahan tersebut dari dekat.

Bagi Anda yang belum pernah mengunjungi objek wisata gunung satu ini atau berniat berkunjung lagi, tidak ada salahnya lho mengetahui lebih jauh mengenai Gunung Tangkuban Perahu serta legenda dan ragam wisata yang tersimpan di dalamnya!

Asal Mula Legenda Gunung Tangkuban Perahu

Berdasar cerita rakyat yang berkembang, konon legenda Gunung Tangkuban perahu muncul dari kisah cinta seorang anak laki-laki bernama Sangkuriang yang jatuh cinta pada ibunya sendiri, Dayang Sumbi.

Alkisah ketika kecil Sangkuriang memiliki seekor anjing setia bernama si Tumang yang tanpa sepengetahuannya adalah jelmaan ayah kandungnya sendiri. Suatu hari, Sangkuriang ditemani si Tumang pergi berburu rusa. Tapi hingga matahari terbenam ia belum juga mendapat hasil buruan. Terpaksa karena takut mengecewakan ibunya, Sangkuriang berinisiatif membunuh si Tumang agar dagingnya bisa dibawa pulang.

Sesampainya di rumah Dayang Sumbi segera menyadari ketidakhadiran si Tumang. Bertanyalah ia dimana gerangan suaminya tersebut. Mendengar jawaban jujur Sangkuriang, Dayang Sumbi sangat murka hingga memukul kepala Sangkuriang dan mengusirnya. Setelah Sangkuriang pergi, Dayang Sumbi menyesal dan terus berdoa agar diberikan umur panjang dan awet muda agar dapat bertemu lagi dengan putra sematawayangnya. Doa  Dayang Sumbi dikabulkan, selain awet muda ia juga bertemu kembali dengan Sangkuriang yang telah beranjak dewasa dan menjadi sangat tampan.

Tanpa mengetahui tentang jati diri masing-masing mereka pun menjalin cinta. Hingga suatu ketika, Dayang Sumbi tak sengaja menemukan kenyataan bahwa Sangkuriang adalah putranya saat melihat luka di kepala Sangkuriang. Sayangnya meski memberi tahu yang sebenarnya, Sangkuriang sama sekali tidak percaya dan tetap bersikeras  ingin menikahi Dayang Sumbi. Menghadapi kesulitan tersebut akhirnya Dayang Sumbi memberi syarat untuk menggagalkan rencana Sangkuriang dengan meminta membuatkannya perahu besar dan telaga hanya dalam waktu semalam.

Panik dengan hampir berhasilnya usaha Sangkuriang, Dayang Sumbi pun bersemedi agar matahari terbit lebih awal. Lagi-lagi doa Dayang Sumbi terkabul. Saking kesalnya, Sangkuriang menendang perahu  besar tersebut hingga terbalik dan menjadi Gunung Tangkuban Perahu seperti yang kita kenal sekarang.

Objek Wisata di Lokasi Tangkuban Perahu

Wisata khas di Tangkuban Perahu bukan hanya gunungnya, tapi juga beberapa kawah dan pemandian air panas yang terdapat di lokasi tersebut. Salah satunya adalah kawah terbesar dan terluas yaitu Kawah Ratu. Akses menuju kawah Ratu sangatlah mudah dan tidak perlu ditempuh dengan jarak yang jauh. Apalagi kendaraan juga bisa diparkir dekat bibir kawah. Selain itu banyak pepohonan rindang sepanjang jalan setapak yang lengkap dengan tempat ngopi santai dan juga tempat berjualan tepat di sepanjang pinggiran kawah.

Selain Kawah Ratu terdapat juga kawah Upas yang lebih kecil, namun memiliki akses jalan yang berpasir dan terjal sehingga sengaja ditutup bagi pengunjung umum karena dianggap berbahaya oleh pengelola. Kawah lainnya yang boleh dikunjungi adalah kawah Domas. Di sini Anda bisa memasuki kawah dan berendam lumpur belerang setelah menuruni tangga sekitar 1 km dan kembali lewat tangga yang sama dengan menanjak.

Sayangnya meski medan tempuh tidak terlalu berat disertai jalan yang bagus, untuk memasuki kawasan kawah Domas Anda tetap diwajibkan menggunakan pemandu oleh pengelola setempat yang dikenakan tariff cukup tinggi sekitar 100 ribu hingga 200 ribu per perjalanan. Terutama jika perjalanan ke kawah ini baru dilakukan di atas jam 4 sore.

Selain ketiga kawah tersebut, di sekitar Gunung Tangkuban Perahu juga terdapat sebuah pohon yang unik. Yaitu pohon Manarasa. Pohon dengan daun berwarna merah yang aromanya serupa daun jambu ini ampuh digunakan untuk mengatasi penyakit diare serta dipercaya menjadi rahasia kecantikan dan awet muda Dayang Sumbi.

Yang terakhir, jika Anda ingin membawa oleh-oleh air belerang yang diyakini bisa menyembuhkan beragam penyakit kulit, Anda bisa mendapatkannya langsung di Sumber mata air Cikahuripan. Konon,  tempat ini juga sering dijadikan tempat ritual oleh orang-orang tertentu.

Jadi, siap berwisata menguak indahnya Tangkuban Perahu yang melegenda? Selamat bertualang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Nike Air Max Heels Outlet Online
  • Nike Lunar Flyknit Chukka Outlet Online
  • Nike Air Max 97 Outlet Online
  • Golden Goose Italia Outlet Online
  • Nike Air Max Sandals Outlet Online

  • TOP